Get Adobe Flash player

  • creator
  • creator
  • creator
  • creator
  • creator
Sekilas Info

Pengasih (22/07) - UPTD Sanggar Kegiatan Belajar Kulonprogo menyelenggarakan Kursus Wirausaha Desa (KWD) Kerajinan Sabut Kelapa di Dusun Karangasem, Desa Sidomulyo Kecamatan Pengasih Kabupaten Kulonprogo. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 22 s.d 25 Juli 2009 bertempat di Rumah Bapak Dukuh Karangasem. Peserta Kursus Wirausaha Desa Kerajinan Sabut Kelapa diikuti oleh 20 Peserta dimana seluruh peserta berasal dari Desa Sidomulyo.

Tahun 2009 UPTD SKB Kulonprogo akan melaksanakan program Kursus yang terdiri dari Kursus Wira Usaha Kerajinan Sabut Kelapa, Kursus Wirausaha Desa Kerajinan Batik dan Kursus Wira Usaha Perkotaan bidang Tata Kecantikan Rambut. bagi Peserta yang berminat mohon untuk menghubungi UPTD SKB Kulonprogo.

Wates. (8/8). UPTD SKB Kulonprogo menyelenggarakan DIklat Pendidik PAUD tingkat Dasar pada hari selasa s/d Sabtu, (4 s.d 8 Agusutus 2009). Diklat diselenggarakan di Aula UPTD Sanggar Kegiatan Belajar Kulon Progo, Jl Sutijab Wates Kulon Progo. Peserta diklat sejumlah 30 orang Pendidik PAUD dari seluruh Kecamatan di Kabupaten Kulon Progo.

UPTD SKB Kulonprogo mengikuti Festifal Olahraga Warga Belajar paket B yang di selenggarakan pada Hari  Kamis tanggal 9 Juli 2009, P2-PNFI Regional II Semarang. Kegiatan Festifal Olahraga Warga Belajar Paket B setara SLTP tingkat Regional II Semarang diikuti peserta dari  Propinsi Jawa Tengah dan DIY. Kegiatan yang akan dibuka pada hari Kamis ini meliputi pertandingan Sepak Bola Mini, Bola Voli Putra Putri, Bulu Tangkis, Tenis Meja, Sepak Takraw, Terompah Panjang dan Lomba Egrang.

LOMBA BLOG FORUM PENGELOLA TEKNOLOGI INFORMASI PENDIDIKAN NONFORMAL (FPTI PNF)

Tema :

“Blog Sehat Untuk Pendidikan”

Tujuan :

  • Meningkatkan penggunaan blog sebagai media sosialisasi dan informasi pendidikan khususnya pendidikan nonformal dan informal
  • Meningkatkan partisipasi para pelaku dan pemerhati pendidikan dengan memanfaatkan fasilitas internet terhadap isu-isu pendidikan khususnya pendidikan nonformal dan informal

Ketentuan isi blog:

Blog harus berisi tentang artikel seputar pendidikan. Khususnya untuk pendidikan nonformal dan informal

Sub Tema :

  • Pendidikan masyarakat
  • Pemanfaatan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) untuk pendidikan
  • Pendidikan Kecakapan hidup (Lifeskills)
  • Pelestarian budaya dan lingkungan hidup

PENGUMUMAN :

Sample Image

 

 

 

 

 

 

Bagi masyarakat kabupaten kulon progo yang berminat pada keahlian dan keterampilan dalam bidang pengamanan/Satpam (security), PT. Garda Total Security bekerja sama dengan UPTD SKB Kulon Progo akan menyelenggarakan Diklat Scurity.

Setelah ditunggu-tungu cukup lama namun pada akhirnya keinginan untuk tersedianya website bagi Kelompok Bermain dan Tamnan Penitipan Anak 'PELANGI NUSA" akhirnya terwujud. Pada awalnya wacana tersebut sempat dilontarkan oleh penglola KB dan TPA Pelangi Nusa dengan alasan semakin majunya tehnologi dan mudahnya akses internet bagi warga masyarakat.

Active ImageTaman Penitipan Anak (TPA) Pelangi Nusa sebagai salah satu program PNFI yang dilaksanakan oleh UPTD SKB Kulon Progo menyelenggarakan Karya Wisata. Karya wisata dilaksanakan dalam rangka tutup tahun ajaran 2008/2009.

Melihat tingginya animo masyarakat untuk memiliki ketrampilan menjahit maka, pada kesempatan tahun ini UPTD Sanggar Kegiatan Belajar Kabupaten Kulon Progo menyelenggarakan kursus menjahit yang dibuka untuk masyarakat umum.

"Direktorat Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal Departemen Pendidikan Nasional, Hamid Muhammad, mengungkapkan, dalam satu tahunnya, pemerintah pusat menganggarkan Rp750 miliar dana yang dibagikan ke seluruh Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Indonesia.
"

Direktorat PTK-PNF, dalam melaksanakan  misinya, yaitu memperluas akses, pemerataan peningkatan mutu PTK – PNF,dan mendukung peningkatan mutu layanan yang relevan dengan tuntutan masyarakat, serta upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan menyelenggarakan pelatihan calon pelatih (TOT) Tutor Inti.

Sebagai bentuk Evaluasi Tahap Akhir program kesetaraan Paket C di lingkup Sample ImageKabupaten Kulon Progo, Dinas Pendidikan Kabuaten Kulonprogo menyelenggarakan Ujian Nasional Kesetaraan Paket C. Kegiatan tersebut serempak dilaksanakan lingkup Kabupaten Kulon Progo dan Nasional.

Pelaksanaan Ujian dilakukan di tiap kecamatan, namun untuk wilayah kecamatan wates, ujian tersebut dilaksanakan di SMA Negeri 1 Wates Kulonprogo dan diselenggarakan pada tanggal 23 s.d 26 Juni 2009.

Wates (27/07) - Pada hari senin tanggal 27 juli 2009, UPTD SKB Kulonprogo mengadakan rapat koordinasi pendataan kelembagaan PNFI. Kegiatan tersebut sebagai langkah tindak lanjut program pendataan, dimana untuk pendataan Agregat sasaran PNFI Kulonprogo sudah selesai. Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Penilik PLS se-Kabupaten Kulonprogo, forum PKBM Kulonprogo dan Forum Himpaudi serta petugas data dari UPTD SKB Kulonprogo sendiri.

Workshop Nasional SIM PNFI Tahap II dilaksanakan pada 14 – 16 Oktober 2009 bertempat di Regent’s Park Hotel Malang, Jawa Timur. Ajang tersebut dijadikan sebagai ajang koordinasi dan konsolidasi SIM PNFI seluruh Indonesia. UPTD SKB Kulon Progo berkesempata menghadiri acara tersebut.Workshop tersebut dihadiri oleh Dr. Gutama (Sekretaris Ditjen PNFI) Ir. I Gede Panca, M.Pd (Ka. Bagren Sesditjen PNFI), Kadis Pendidikan Kota Malang, Dr. H. Sofwan SH, MSi, dengan peserta dari unsur pengelola Data dan informasi direktorat di jajaran Ditjen PNFI, Kasi Informasi P2PNFI, BPPNFI beserta staf pengelola SIM P2PNFi, BPPNFI serta unsur SKB.

Bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Nonformal (PTK-PNF) Kabupaten Kulon Progo di informasikan bawah Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidik dan Tenga Kependidikan Pendidikan Nonformal (NUPTK-PTKPNF) sudah bisa di lihat di sini :

1. Pendidik PAUD

2. Penilik

3. Pamong Belajar

4. Instruktur Kursus

5. Pengelola PKBM

 

Active ImageUPTD SKB Kulon Progo akan menyelenggarakan pendataan PNFI tahun 2009. Dalam Pendataan ini akan dijaring data berupa Sasaran dan Individual Lembaga PNFI tahun 2009. UPTD SKB Kulonprogo melaksanakan pendataan dibagi menjadi 2 tahap, tahap pertama dalah Pendataan Sasaran PNFI yang dilaksanakan pada bulan Maret s.d Mei. dan tahap ke dua pendataan Individual Kelembagaan PNFI yang dilaksanakan pada bulan Juni s.d Agustus.

User Rating: / 0
PoorBest 

(WATES, 13/1) Setelah Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) 2009 di lingkungan Pemerintah Kabuaten Kulon Progo ditetapkan ternyata memberikan dampak bagi UPTD SKB Kulon Progo. Hal ini dikarenakan adanya Kebijakan recana pemindahan Lokasi UPTD SKB Kulon Progo ke Dinas Pendidikan Kulon Progo Unit II (terbah). Beberapa pihak menilai Lokasi baru tersebut kurang representatif untuk dijadikan SKB, Sebab memiliki wilayah dan ruang yang relatif sempit.

 

 

Sebagai informasi, saat ini SKB Kulonprogo memiliki sebuah Tempat Penitipan Anak (TPA) beserta tempat bermain luar ruang, Laboratorium Komputer dengan kapasitas 20 unit komputer, Laboratorium Bahasa dengan 20 unit, laboratorium Menjahit dan Laboratorium KIT IPA serta 1 buah aula pertemuan dimana aula tersebut sering digunakan sebagai tempat koordinasi dengan masyarakat sasaran PNFI di Kabupaten Kulon Progo.Terdapat pula Halaman yang sering digunakan sebagai kegiatan. (mis ; Diklat Satpam, Diklat PAUD, dll)

Sedangkan lokasi yang baru (Dinas Pendidikan Unit II -red) dirasa kurang, terutama untuk  memuat perangkat-perangkat tersebut.

 

Berikut beberapa hal yang berhasil penulis tangkap dari beberapa personel SKB kulon progo;

"

a. UPTD SKB Kulon Progo yang diharapkan sebagai percontohan program-program pendidikan nonformal dan informal membutuhkan lokasi dan bangunan yang representatif. Hal ini merupakan salah satu hal yang mempengaruhi citra positif SKB di mata masyarakat . Kami menilai Bangunan di Dinas Pendidikan Unit II kurang representatif untuk proses pembelajaran Pendidikan Nonformal dan Informal.

b. TPA (Tempat Penitipan Anak) yang berdiri dengan No Ijin Pendirian 421.9 / 0964/2005 dengan Penanggung Jawab Kepala UPTD SKB Kulon Progo, Tidak akan muat jika di pindah di UNIT II. Belum lagi kebutuhan Ruang Laboratorium Bahasa, Laboratorium Komputer, Laboratorium IPA, serta Laboratorium

c. Pengembangan Lokal (ruang) mutlak diperlukan bagi SKB,

Sebagai Contoh SKB Bantul yang memiliki tanah yang cukup luas, akhirnya bisa mengajukan proposal pembuatan ASRAMA pagi peserta pendidikan dan pelatihan. Harapan seperti ini juga kami miliki. Kami segenap pegawai SKB Kulon progo memiliki plan ke depan untuk mengajukan anggaran kepada Pemerintah Pusat melalui PROGRAM REVITALISASI SKB yang canangkan oleh Direktorat Pendidikan Non Formal dan Informal. (adapun syarat pengajuan revitalisasi SKB adalah tempat yang representatif).

Seperti kita ketahui tempat Dinas Pendidikan Unit II yang berlokasi di terbah tidak memungkinkan untuk pengembangan lokal lebih lanjut.

d. Kami menyadari, SKB Kulon progo tidak ada tumbuh dan berkembang dengan baik tanpa bantuan semua pihak termasuk pemerintah daerah. Kami berharap pihak-pihak yang kompeten dapat memberikan dorongan bagi SKB melalui kebijakan-kebijakannya yang berpihak pada SKB agar berkembang mejadi lebih baik. Sebagai masukan, beberapa kabupaten dan kota saat ini sudah memiliki 2 (dua) SKB untuk memperluas sasaran PNFI di wilayahnya. Exp ; Kabupaten Semarang, sesuai dengan SOTK yang baru pada tahun 2009 mendirikan SKB baru sehingga sekarang memiliki dua buah SKB yaitu SKB Susukan dan SKB Ungaran. Hal ini juga terjadi di Banyumas. Bagaimana dengan Kulon progo?, Kami berharap kebijakan yang di tetapkan berorientasi pada pengembangan SKB Kulon Progo.

e. ASET.

Tukar guling/pemindahan kurang memperhatikan asas keseimbangan dan keadilan. SKB Kulon progo saat ini memiliki aset yang kedepan bisa dikembangkan berupa Tanah dimana planning kedepan bisa dibuat Lokal Baru (Ruang Kelas Baru) dan Asrama. Sedangkan pada Lokasi yang baru (Terbah-red) kurang mendukung pengembangan ke depan.

f. UPTD SKB Kulon progo adalah tempat belajar mengajar untuk pendidikan Non formal, Jika Pada Pendidikan Formal, Tempat belajar mengajar adalah SEKOLAH, Maka SKB kulonprogo merupakan SEKOLAH PENDIDIKAN NONFORMAL DAN INFORMAL. Jadi jika ada anggapan bahwa SKB merupakan sebuah KANTOR adalah SALAH. Oleh karena itu, ibarat sekolah SKB membutuhkan lokasi yang representatif. Sesuai dengan Undang-undang sistem pendidikan nasional bawah jalur pendidikan terdiri dari Pendidikan Formal, Pendidikan Non Formal dan Informal. Kedudukan ketiga jalur pendidikan tersebut adalah sejajar, maka diharapkan tidak meng-anaktiri-kan satu sama lain.

"

Harapan dari beberapa Personel SKB kebijakan yang ditetapkan semata-mata menguntungkan satu buah pihak, tetapi merugikan pihak yang lain, melainkan kebijakan yang sama-sama menguntungkan baik Bagi Kantor Dinas Pendidikan Maupun bagi UPTD SKB Kulon progo khususnya dan PNFI pada umumnya.(Ek)

Last Updated (Sunday, 18 July 2010 03:07)

 
Wednesday, 08 February 2012  
15. Rabi-ul-Awwal 1433
Modus Pencarian
Situs Terkait
Banner
Banner
Banner
Banner