Get Adobe Flash player

  • creator
  • creator
  • creator
  • creator
  • creator
Sekilas Info

Wates. (8/8). UPTD SKB Kulonprogo menyelenggarakan DIklat Pendidik PAUD tingkat Dasar pada hari selasa s/d Sabtu, (4 s.d 8 Agusutus 2009). Diklat diselenggarakan di Aula UPTD Sanggar Kegiatan Belajar Kulon Progo, Jl Sutijab Wates Kulon Progo. Peserta diklat sejumlah 30 orang Pendidik PAUD dari seluruh Kecamatan di Kabupaten Kulon Progo.

Workshop Nasional SIM PNFI Tahap II dilaksanakan pada 14 – 16 Oktober 2009 bertempat di Regent’s Park Hotel Malang, Jawa Timur. Ajang tersebut dijadikan sebagai ajang koordinasi dan konsolidasi SIM PNFI seluruh Indonesia. UPTD SKB Kulon Progo berkesempata menghadiri acara tersebut.Workshop tersebut dihadiri oleh Dr. Gutama (Sekretaris Ditjen PNFI) Ir. I Gede Panca, M.Pd (Ka. Bagren Sesditjen PNFI), Kadis Pendidikan Kota Malang, Dr. H. Sofwan SH, MSi, dengan peserta dari unsur pengelola Data dan informasi direktorat di jajaran Ditjen PNFI, Kasi Informasi P2PNFI, BPPNFI beserta staf pengelola SIM P2PNFi, BPPNFI serta unsur SKB.

Bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Nonformal (PTK-PNF) Kabupaten Kulon Progo di informasikan bawah Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidik dan Tenga Kependidikan Pendidikan Nonformal (NUPTK-PTKPNF) sudah bisa di lihat di sini :

1. Pendidik PAUD

2. Penilik

3. Pamong Belajar

4. Instruktur Kursus

5. Pengelola PKBM

 

UPTD SKB Kulonprogo mengikuti Festifal Olahraga Warga Belajar paket B yang di selenggarakan pada Hari  Kamis tanggal 9 Juli 2009, P2-PNFI Regional II Semarang. Kegiatan Festifal Olahraga Warga Belajar Paket B setara SLTP tingkat Regional II Semarang diikuti peserta dari  Propinsi Jawa Tengah dan DIY. Kegiatan yang akan dibuka pada hari Kamis ini meliputi pertandingan Sepak Bola Mini, Bola Voli Putra Putri, Bulu Tangkis, Tenis Meja, Sepak Takraw, Terompah Panjang dan Lomba Egrang.

Setelah ditunggu-tungu cukup lama namun pada akhirnya keinginan untuk tersedianya website bagi Kelompok Bermain dan Tamnan Penitipan Anak 'PELANGI NUSA" akhirnya terwujud. Pada awalnya wacana tersebut sempat dilontarkan oleh penglola KB dan TPA Pelangi Nusa dengan alasan semakin majunya tehnologi dan mudahnya akses internet bagi warga masyarakat.

Active ImageUPTD SKB Kulon Progo akan menyelenggarakan pendataan PNFI tahun 2009. Dalam Pendataan ini akan dijaring data berupa Sasaran dan Individual Lembaga PNFI tahun 2009. UPTD SKB Kulonprogo melaksanakan pendataan dibagi menjadi 2 tahap, tahap pertama dalah Pendataan Sasaran PNFI yang dilaksanakan pada bulan Maret s.d Mei. dan tahap ke dua pendataan Individual Kelembagaan PNFI yang dilaksanakan pada bulan Juni s.d Agustus.

Active ImageTaman Penitipan Anak (TPA) Pelangi Nusa sebagai salah satu program PNFI yang dilaksanakan oleh UPTD SKB Kulon Progo menyelenggarakan Karya Wisata. Karya wisata dilaksanakan dalam rangka tutup tahun ajaran 2008/2009.

Tahun 2009 UPTD SKB Kulonprogo akan melaksanakan program Kursus yang terdiri dari Kursus Wira Usaha Kerajinan Sabut Kelapa, Kursus Wirausaha Desa Kerajinan Batik dan Kursus Wira Usaha Perkotaan bidang Tata Kecantikan Rambut. bagi Peserta yang berminat mohon untuk menghubungi UPTD SKB Kulonprogo.

"Direktorat Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal Departemen Pendidikan Nasional, Hamid Muhammad, mengungkapkan, dalam satu tahunnya, pemerintah pusat menganggarkan Rp750 miliar dana yang dibagikan ke seluruh Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Indonesia.
"

LOMBA BLOG FORUM PENGELOLA TEKNOLOGI INFORMASI PENDIDIKAN NONFORMAL (FPTI PNF)

Tema :

“Blog Sehat Untuk Pendidikan”

Tujuan :

  • Meningkatkan penggunaan blog sebagai media sosialisasi dan informasi pendidikan khususnya pendidikan nonformal dan informal
  • Meningkatkan partisipasi para pelaku dan pemerhati pendidikan dengan memanfaatkan fasilitas internet terhadap isu-isu pendidikan khususnya pendidikan nonformal dan informal

Ketentuan isi blog:

Blog harus berisi tentang artikel seputar pendidikan. Khususnya untuk pendidikan nonformal dan informal

Sub Tema :

  • Pendidikan masyarakat
  • Pemanfaatan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) untuk pendidikan
  • Pendidikan Kecakapan hidup (Lifeskills)
  • Pelestarian budaya dan lingkungan hidup

PENGUMUMAN :

Sample Image

 

 

 

 

 

 

Bagi masyarakat kabupaten kulon progo yang berminat pada keahlian dan keterampilan dalam bidang pengamanan/Satpam (security), PT. Garda Total Security bekerja sama dengan UPTD SKB Kulon Progo akan menyelenggarakan Diklat Scurity.

Pengasih (22/07) - UPTD Sanggar Kegiatan Belajar Kulonprogo menyelenggarakan Kursus Wirausaha Desa (KWD) Kerajinan Sabut Kelapa di Dusun Karangasem, Desa Sidomulyo Kecamatan Pengasih Kabupaten Kulonprogo. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 22 s.d 25 Juli 2009 bertempat di Rumah Bapak Dukuh Karangasem. Peserta Kursus Wirausaha Desa Kerajinan Sabut Kelapa diikuti oleh 20 Peserta dimana seluruh peserta berasal dari Desa Sidomulyo.

Sebagai bentuk Evaluasi Tahap Akhir program kesetaraan Paket C di lingkup Sample ImageKabupaten Kulon Progo, Dinas Pendidikan Kabuaten Kulonprogo menyelenggarakan Ujian Nasional Kesetaraan Paket C. Kegiatan tersebut serempak dilaksanakan lingkup Kabupaten Kulon Progo dan Nasional.

Pelaksanaan Ujian dilakukan di tiap kecamatan, namun untuk wilayah kecamatan wates, ujian tersebut dilaksanakan di SMA Negeri 1 Wates Kulonprogo dan diselenggarakan pada tanggal 23 s.d 26 Juni 2009.

Wates (27/07) - Pada hari senin tanggal 27 juli 2009, UPTD SKB Kulonprogo mengadakan rapat koordinasi pendataan kelembagaan PNFI. Kegiatan tersebut sebagai langkah tindak lanjut program pendataan, dimana untuk pendataan Agregat sasaran PNFI Kulonprogo sudah selesai. Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Penilik PLS se-Kabupaten Kulonprogo, forum PKBM Kulonprogo dan Forum Himpaudi serta petugas data dari UPTD SKB Kulonprogo sendiri.

Direktorat PTK-PNF, dalam melaksanakan  misinya, yaitu memperluas akses, pemerataan peningkatan mutu PTK – PNF,dan mendukung peningkatan mutu layanan yang relevan dengan tuntutan masyarakat, serta upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan menyelenggarakan pelatihan calon pelatih (TOT) Tutor Inti.

Melihat tingginya animo masyarakat untuk memiliki ketrampilan menjahit maka, pada kesempatan tahun ini UPTD Sanggar Kegiatan Belajar Kabupaten Kulon Progo menyelenggarakan kursus menjahit yang dibuka untuk masyarakat umum.

User Rating: / 7
PoorBest 

Ada teknologi yang cukup praktis untuk budidaya jamur tiram Pleurotus spp, yakni tahapan membuat media bibit induk (spawn) dan tahanan memproduksi jamur tiramnya. Pada tahanan membuat media bibit induk ada 10 langkah yang perlu dilakukan. Pertama, bahan medianya yang berupa biji-bijian atau campuran serbuk gergajian albusia (SKG) ditambah biji millet 1 (42%) : 1 (42%). Bahan baku ini adalah yang terbaik.
Langkah kedua, bahan baku dicuci dan direbus selama 30 menit menggunakan pressure cooker atau panci. Langkah ketiga, bahan baku tersebut ditiriskan dengan ayakan. Tambahkan 1% kapur (CaCl3), 1% gypsum (CaSO4), vitamin B kompleks (sangat sedikit) dan atau 15 persen bekatul. Kadar air 45-60 % dengan penambahan air sedikit dan pH 7.

Langkah keempat, bahan baku tersebut lalu didistribusikan ke dalam baglog polipropilen atau botol susu atau botol jam pada hari itu juga. Perbotol diisi 50-60% media bibit, disumbat kapas/kapuk, dibalut kertas koran/alumunium foil. Langkah kelima, sterilisasi dalam autoclav selama 2 jam atau pasteurisasi 8 jam pada hari itu juga. Temperatur autoclave 121 derajat C, tekanan 1 lb, selama 2 jam. Temperatur pasteurisasi 95 derajat C.

Langkah keenam, lakukan inokulasi dengan laminar flow satu hari kemudian. Setelah suhu media bibit turun sampai suhu kamar dilakukan inokulasi bibit asal biakan murni pada media PDA (sebanyak 2-3 koloni miselium per botol bibit). Langkah ketujuh, inkubasi (pertumbuhan miselium 15-21 hari) pada ruang inkubasi/inkubator, suhu 22-28 derajat C.

Langkah kedelapan, botol atau baglog isi bibit dikocok setiap hari, dua hingga tiga kali. Hal ini dilakukan agar pertumbuhan miselium bibit jamur merata dan cepat serta media bibit tidak menggumpal/mengeras. Kesembilan, bibit induk dipenuhi miselium jamur dengan ciri pertumbuhan miselium jamur kompak dan merata.

Langkah terakhir, jamur tersebut digunakan sebagai inokulan/bibit induk/bibit sehat perbanyakan ke 1 dan ke 2. Bibit ini disimpan dalam lemari pendingin selama 1 tahun, bila tidak akan segera digunakan.
Tahap selanjutnya adalah memproduksi jamur tiram (Pleurotus spp). Dalam tahapan ini juga ada 10 langkah. Pertama, siapkan serbuk kayu gergajian albasia. Rendam selama 0-12 jam (bergantung pada spesies/strain serbuk kayu yang digunakan). Langkah kedua, tiriskan sampai tidak ada air, pada hari itu juga dengan mengunakan saringan kawat atau ayakan kawat.

Langkah ketiga, membuat subtrat/media tumbuh, pada hari itu juga. Tambahkan 5-15 % bekatul atau polar (bergantung pada spesies/strain yang digunakan), 2% kapur (CaCO3), 2% gypsum (CaSO4) dan air bersih, diaduk merata, kadar air substrat 65%, pH 7.

Langkah keempat, distribusikan kedalam baglog polipropilen pada ahri itu juga. Padatkan dalam wadah tersebut, beri lubang bagian tengah, dipasang mulut cincin pralon, kemudian ditutup dengan kapas/kertas minyak. Langkah kelima, sterilisasi/pasteurisasi, satu hari kemudian. Simpan dalam kamar uap atau kukus dalam drum dengan suhu media di dalam baglog 95-120 derajat C selama 1-3 kali 8 jam bergantung pada jumlah substrat yang akan di pasteurisasi. Langkah keenam, inokulasi substrat dengan spawn di ruang inokulasi. Setelahsuhu baglog substrat turun sampai suhu kamar, inokulasikan bibit pada substrat dalam laminar flow. Bibit 10-15gr/kg substrat.

Langkah ketujuh, inkubasi baglog substrat (pertumbuhan miselium 15-30 hari). Rumah jamur/kubung/ruang inkubasi dijaga tetap kering dan bersih, suhu 22-28 derajat C tanpa cahaya. Langkah kedelapan, baglog substrat dibuka cincin dibuka (7-15 hari kemudian). Cara membuka berbeda-beda, tergantung jenis jamur kayu yang digunakan.

Langkah kesembilan, baglog disusun di rak dalam rumah jamur (pertumbuhan jamur 10-15 hari kemudian, tumbuh pin head/bakal tumbuh buah). Bakal tumbuh buah tersebut disiram air bersih agar jamur tumbuh. Untuk jamur tiram, yang disiram rumah jamurnya. Untuk jamur kuping penyiraman langsung pada substrat sampai basah kuyup. Suhu rumah jamur 16-22 derajat C RH : 80-90 %.

Langkah terakhir panen jamur tiram/kuping. Panen kurang dari 9 kali dalam waktu kurang dari 1,5 bulan tergantung cara pemeliharaan/penyiraman jamur dan kebersihan kubung. Atau sisa panen 2-5 kali seminggu.

Faktor penting yang harus diperhatikan dalam budidaya jamur tiram ini adalah masalah higienis, aplikasi bibit unggul, teknlogi produksi bibit (kultur murni, bibit induk, bibit sebar), teknologi produksi media tumbuh/substrat dan pemeliharaan serta cara panen jamur tiram.

 
Thursday, 23 February 2012  
30. Rabi-ul-Awwal 1433
Modus Pencarian
Situs Terkait
Banner
Banner
Banner
Banner